ASUS ROG GX800, Notebook SUPER SEJAGAT RAYA PADA ABAD INI!!!

ASUS ROG GX800, Notebook SUPER SEJAGAT RAYA!

Sudah tidak heran lagi, mendengar selintas kata ASUS di telinga Anda pasti dikenal sebagai produsen notebook terbesar di Indonesia, Kenapa? Dari segi kualitas tidak diragukan lagi yang memiliki keunggulan tersendiri, dari varian tipe harga kelas standar hingga premium mampu diterima secara baik oleh masyarakat Indonesia dan dapat memenuhi kebutuhan aktivitas keseharian mereka untuk kantoran, multimedia, maupun bermain game.

Ulasan artikel ini mengenai notebook gaming dari ASUS memiliki inovasi brand yang dinamakan Republic Of Gamers atau dengan sebutan ROG, dari seri pendahulu notebook ASUS ROG sudah banyak diminati bagi kalangan gamers untuk dijadikan notebook andalan.



Tidak sampai itu saja! ASUS sekarang sudah mengeluarkan inovasi terbaru dengan notebook gaming yaitu ASUS ROG GX800. Wih dari namanya juga keren ya apalagi notebooknya, dari seri ini memiliki keistimewaan yang memiliki spesifikasi super gahar, harga cukup fantastis dengan dibanderol Rp.95.499.00,-.

Kemungkinan beberapa orang beranggapan harga yang sebanding dengan harga mobil pasti terpikirkan bagaimana bisa notebook semahal itu ya? Wajar saja karena perangkat gaming kelas high, yang biasanya bisa mencapai puluhan juta mulai menjadi booming saat ini. Jadi lantas bagaimana Anda masih terpikirkan siang malam dengan notebook gaming harga selangit itu? Tertarik mengetahui teknologi notebook terbaru? Simak ulasan berikut.



Notebook ASUS ROG GX800 mengalami peningkatan dari perubahan sebelumnya yaitu ASUS ROG GX700 dalam beberapa komponen berbeda. Perubahan tersebut memiliki penambahan dalam hal spesifikasi tentunya yang lebih support bermain game berat, bukan berarti berat beban ya sob, dari sektor kinerja processing dapat diandalkan dengan prosesor Intel.

Menggunakan Prosesor Intel Core


Pada notebook ASUS ROG GX800 menggunakan prosesor Intel Core i7-7820HK, mempunyai kecepatan clock speed yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya yakni 4,6GHz. Sungguh mengejutkan karena dapat berpengaruh dalam hal kinerja dan processing komputer secara keseluruhan, antara lain mampu meningkatkan frame rate (FPS) pada game.

Clock speed yang lebih tinggi dapat memaksimalkan proses ketika rendering 3D/video editing. Selain itu, mempercepat berbagai aplikasi yang sangat boros daya atau resource intensive, seperti game dan beberapa aplikasi sosial media yang menggabungkan foto, video dan teks sekaligus didalamnya.

Bila anda ingin mengatur secara manual untuk ditingkatkan kinerja prosesor lebih mantap lagi, bisa melakukan overclocking yang menggunakan cara sederhana melalui tools atau aplikasi khusus sudah disediakan ASUS secara pre-installed pada notebook tersebut yakni ASUS Gaming Center. Hal ini yang dapat menaikan frekuensi tegangan pada CPU dan GPU sampai ambang batas tertentu.



Dalam proses kinerja yang berat pasti akan mengalami peningkatan suhu panas pada prosesor mengakibatkan panas bodi notebook, tetapi hal tersebut tidak perlu khawatir karena dapat ditangani oleh ASUS dengan membuat watercooling khusus ROG GX800 yang mempunyai desain terbaru berbeda dari sebelumnya. Aliran watercooling terbuat dari radiator mampu mengaliri dua buah GPU sekaligus CPU yang terpasang pada notebook tersebut untuk mendinginkan sistem.

Overclock hingga frekuensi 4,6HGz dengan aman ketika dalam mode docking mode (notebook telah terpasang dengan watercooling). Hal ini dapat menggunakan dua buah VGA serta kemampuan CPU bisa dioverclock sampai batasnya.

Ada perbedaan dengan adiknya yakni ASUS ROG GX700, ketika dalam docking mode pengguna harus memasang dua buah charger yang mecapai daya 660W. Satu charger untuk notebook dan satunnya digunakan pada watercooling. Hal ini tentu saja bisa melebihi konsumsi daya dengan penggunaan komputer.



Hal yang sudah biasa dalam perangkat yang memiliki spesifikasi lebih tinggi lebih besar pula konsumsi daya yang dibutuhkan. Pada ASUS ROG GX700, adapter sebesar 330W sudah dapat menghidupkan notebook sekaligus watercooling yang terpasang. Sementara GX800 menggunakan dua buah adapter sebesar 330W yang harus terpasang. Dalam pengunaan ini wajar saja mengingat ASUS GX700 hanya menggunakan satu buah graphic card yakni Nvidia GTX980 sementara GX800 memiliki dua buah graphic card GTX1080.

Namun hal ini sekalugus mengindikasikan, ketika misalnya anda mempunyai perangkat ini setelah itu ingin memainkannya dirumah, mestilah mempersiapkan pasokan daa listrik yang cukup sebagai penopang untuk bisa menghidupkan notebook yang bisa memenuhi kriteria pada perangkat tersebut. Kalau dirumah mempunyai daya sebesar 1300 Watt, masih bisa memainkanya bila siang hari tetapi bila malam hari Anda harus rela gelap gelapan jika mau memainkannya, karena dari notebook saja sudah menguras 660W, mengingat konsumsi listrik dengan peralatan elektronik lainya.

Kesimpulan tersebut berdasarkan hasil teori hitung-hitungan kasarnya. Tetapi, menurut pihak ASUS dalam praktiknya meskipun telah di overclock sampai 4,6GHz daya listrik yang di konsumsi hanya sebesar 550W saja. Kemudian, pengguna dapat merasakan kemampuan dari sang notebook hingga 90 persen tanpa mencolokan docking, asalkan tetap memberi pasokan daya dengan charger berukuran 330W.




Menggunakan Graphic Card NVIDIA GEFORCE GTX


Sementara graphic cardnya, yang digunakan bertipe 2 Way SLI GTX 1080. Artinya ada dua buah VGA card GTX 1080 yang ditanam di dalam notebook, dari performa dan kinerja masing-masing akan digabungkan menjadi satu kekuatan yang lebih besar.

Dari satu buah Nvidia GTX1080 sudah memiliki kekuatan yang sangat gahar, secara spesifikasi GTX1080 memiliki CUDA Core sebanyak 2560, untuk base clock 1607 MHz dan boost clock 1733 MHz. Memiliki VRAM sebesar 8 GB GDDR5X dengan jalur memori bus selebar 256 bit berkecepatan 10 Gbps. Lalu Anda bayangkan bila dua buah Nvidia GTX1080 performa dan kinerja di gabungkan pasti sangat luar biasa.

Tidak kalah penting, dari Nvidia terbaru sudah menyediakan fitur VR ready serta beberapa teknolongi lainnya antara lain Nvidia G-Sync, Vulkan API, Open GL dan lainnya. Dari fitur keseluruhan akan berguna untuk mengoptimalkan efek di dalam game supaya bisa berjalan mulus ketika sedang dimainkan.



Penyempurnaan Desain, Penyempurnaan Mesin


Secara keseluruhan, reka bentuk alias basis desain dari ASUS ROG GX800 semuanya hampir serupa dengan pendahulunya ASUS ROG GX700. Ketika ASUS melauching dari seri pendahulu ada beberapa tipe yang sama bentuk fisik namun berbeda sepesifikasi. Namun untuk seri sekarang memang tidak jauh beda tetapi ada perubahan sedikit demi mencapai kesempurnaan dari perangkat yang diunggulkan oleh ASUS.





Ketika melihat dari ASUS ROG GX800 sepintas hapir sama dengan ROG G752, mesin gaming seri high-end. Pada bagian yang kita kagumi desain belakang yang terdapat sebuah dua garis tegas bisa menyala dengan kemiringan 70 derajat saling berhadapan berapit logo ASUS ditengahnya membuat tambah keren dari notebook tersebut.

Panel LID atau covernya terbuat dari aluminium, begitu pula dengan area keyboard serta pal rest. Sementara untuk bodi belakang bawah notebook ini terbuat dari material plasti khusus untuk menutupi kompertemen bagian dari tempat menyimpan HDD, SSD, dan RAM.

Penampilan dari GX800 memang dikatakan bisa hampir sama persis, tetapi oleh ASUS pada bagian komponen didalamnya mengalami perubahan. Perusahaan yang dinahkodai oleh Jerry Shen ini, benar mengganti komponen hardware penting secara keseluruhan dengan teknologi terbaru. Berikut perbedaan dari seri pendahulunya GX700 dengan GX800 yang terbaru saat ini.

ASUS ROG GX700
ASUS ROG GX800

17.3” 4K UHD IPS Gsync panel

18.4” 4K UHD IPS Gsync panel

GTX 980

GTX 1080 SLI

Core i7 6820HK @4GHz

Core i7 7820HK @4.6GHz

Max CPU multiplier 41

Max CPU multiplier 44

330W adapter

dual 330W adapter

Watercooled GPU

Both GPUs and CPU watercooled

2x Samsung SM951 512GB in RAIDO

3x High Perf Toshiba NVMe SSDs

Standard wifi antenna

external wifi antenna boost

Scissor switch (red backlight)

mechanical RGB keyboard

ROG travel suitcase

ROG travel suitcase + ROG Shuttle Backpack

ROG Sica gaming mouse

ROG Gladius gaming mouse

35mm max thickness

45mm max thickness

3.9kg

5.7kg

Dari perbandingan diatas pasti sudah tampak jelas perbedaan dari seri GX700 dengan GX800, hal ini membuat peningkatan performa dari notebook ASUS ROG GX800. Spesifikasi ini yang sudah tertera perbedaan dari sebelumnya peningkatan permorma dan kinerja dapat menghajar semua game dengan notebook “super sejagat raya” ini.

Dari sektor penyimpanan mengalami perbedaan dengan seri terbaru ditambah menjadi 3 buah. ASUS ROG GX800 menggunakan media penyimpanan cepat buatan Samsung yakni SM951 sebagai Solid State Drive tercepat abad ini. SSD tersebut juga memiliki fitur NVMe alias Non Volatile Memory Express yang memanfaatkan slot PCIE Generasi ke-3 M.2 untuk memaksimalkan bandwith-nya.



Keistimewaan yang terlekat pada Slot PCIE4 memiliki 4 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan SATA3 atau tidak ada yang menyaingi koneksi media penyimpanan dengan super cepat tersebut. Permorma dari media penyimpanan Slot PCIE4 menghasilkan yang luar biasa besar dengan kecepatan membaca SSD hinggah 20Gb per detik lebih unggul 4 gigabyte lebih cepat dengan Raid 0. Tidak hanya soal kecepatan dalam hal ketahan semua orang pasti akan dinomor satukan, namun Slot PCIE4 sudah lebih aman dan tahan lama, semisal ada salah satu keping SSD rusak, maka keping SDD lain tetap berfungsi.

Pada notebook ini sudah dilengkapi dengan Wifi eksternal untuk memperkuat jaringan 50 persen dibandingkan dengan Wifi antena standar. Hal ini dapat memudahkan para gamers untuk memerlukan menangkap jaringan jangakauan internet yang lumayan jauh namun tidak khawatir lag atau semacamnya.




Melhat pada desain bagian dalam memang serupa dengan predecessor-nya, untuk basis rancangannya tentu lebih disempurnakan dari pendahulunya. Dari penyempurnaan tersebut dari ASUS merubah tampilan keyboard menggunakan RGB keyboard, yang dapat memancarkan berbagai warna yang menjadi unik dari sebelumnya hanya menggunakan single LED keyboard yang berwarna merah saja. Selain dari keyboard terdapat logo ROG di desain dalam notebook yang bisa dirubah warna lampu sesuai selera melaui ROG Aura yang terdapat pada ROG Gaming Center.

Selain pada pewarnaan LED, ASUS memerhatikan dalam soal kenyamanan keyboard kektika penggunan menekan keyboard tersebut. Terbukti bahwa dari keyboard GX800 ini terasa sangat halus dan mempunyai ketahan yang lebih baik lagi sebelumnya. Paling menonjol yaitu pada tombol WSAD yang dibalut berwarna putih bold sehingga memberi kesan tambahan pada keyboard GX800 yang semakin menambah aura sebagai notebook andalan untuk bermain game.

Pada ASUS GX800 membunde paket pembelian dengan mouse Gladius, sebuah mouse gaming dapat disetting DPI-nya hingga 6400 dengan bodi mouse ideal membuat kenyamanan untuk bermain game. Berbeda dengan sang adiknya yakni GX700 hanya dengan mouse bernama SICA dijubahi dengan nuansa gaming tetapi memiliki kekurangan yang tidak bisa merubah setingan DPI atau tingkat responsifitas.

Beralih pada perbedaan yang sangat berasa pada notebook GX700 memiliki bobot berat 3.9kg dengan ketebalan 35mm sedangkan dari sang kakaknya GX800 memiliki bobot yang lebih berat dengan 5.7kg ketebalan 45mm. Dari perbandigan sangat jauh yang menjadi kelebihan GX700 lebih ringan untuk dibawa kemana saja dibandingkan GX800. Tetapi mengingat ASUS ROG GX800 memiliki dua buah graphic card dan bentangan layar yang lebih luas yang menjadi tolak ukur bertambahnya bobot notebook GX800, namun dalam spesifikasi tetap lebih unggul.

GX800 Menggunakan Layar Berteknologi G-Sync


Sebelumnya pada ASUS ROG GX800 mengalami pelebaran bentangan layar seluas 18.3” memang sangat besar untuk ukuran notebook. Psalanya, notebook rancangan ASUS ini diperintukan untuk kebutuhan bermain game kelas premium.

Dari panel dihasilkan GX800 beresolusi Ultra HD atau dikenla dengan 4K(3840x2160), dan mampu menghasilkan 60 FPS pada gambar yang dihasilkan perdetiknya. Selain dari layar, apalagi dipadukan dengan 2 Way graphic card Nvidia GTX1080 dengan ditambah teknologi layar NVIDIA G-SYNC tentu gambar yang dihasilkan mampu lebih lebih sangat baik lagi.



Nah, untuk fitur dari NVIDIA G-SYNC yang ditempatkan pada layar dari NVIDIA itu sendiri yang dapat memperhalus gambar dengan menyesuaikan refersh rate yang dihasilkan dari GPU. Bila ada ketidak cocokan dalam rate dari GPU teknologi G-Sync mampu mengeliminasi gerakan patah-patah (screen tearing).

ASUS ROG GX800 memilih in-plane switching atau dengan yang kita kenal teknologi IPS. Dari layar jenis in biasanya kita sering tahu bahwa smartphone juga banyak menanamkan teknologi ini kedalam layar ini. Lantas kenapa GX800 memilih layar IPS? Dari segi kemampuan IPS bisa menghasilkan akurasi dan reproduksi gambar yang tajam dan lebih baik, hal ini bisa kita gunakan untuk fotografi, desain grafis, editing video atau lebih cocoknya lagi bermain game 3D.

Ada yang tidak kalah menarik dari layar IPS ini telah mendukung dengan berbagai sudut penglihatan yang lebih besar yakni 178 derajat dengan keadaan vertikan ataupun horizontal. Hal ini dapat menguntungkan dengan bisa suka hati memilih posisi terbaik dari pengguna notebook semisal untuk bermain game.





Pada display GX800 sudah ditambahkan teknologi bernama Spendid Display. Fitur yang telah disediakan mampu menawarkan bagi para pengguna dengan menyetel layar agar sesuai kenyamanan. Ada empart fitu yang dapat dipilih yaitu Normal Mode, Eye Care Mode, Vivid Mode, dan Manual Mode. Sekaligus fitur ini memiliki fungsi yang berbeda beda sesuai kebutuhan aktivitas harian pengguna, berikut penjelasan dari fitur Spendid Display.

Normal Mode adalah, mode dimana LCD telah diprogram (setting) secara lebih optimal untuk kenyamanan tampil visual,. Penggunaan mode ini cocok untuk memakai notebook ketika mengerjakan tugas sehari-hari seperti mengedit dokumen maupun melihat gambar.

Eye Care Mode adalah, mode dimana kecerahan pada cahaya biru di layar akan direduksi untuk menghindari cedera pada retina mata. Jadi bila mana anda berniat memainkan game selama satu hari suntuk tetap saja hal ini dapat diminimalisir jadi tetap nyaman untuk digunakan.



Mode ini merupakan fitur teknologi terbaru yang dirancang oleh para engineer ASUS, dengan mempertimbangkan faktor kesehatan pada mata. Pada layar ini mengurangi cahaya biru kurang lebih sebesar 33 persen. Penyebab dari cedera pada retinan mata yaitu dari cahaya biru sendiri yang dihasilkan oleh layar maka GX800 sudah mengurangi 33 persen sehingga berbeda dari notebook biasanya ketika dalam keadaan hidup display menampilkan spektrum 450-495nm.

Vivid Mode adalah, mode dimana pengguna akan mendapat kontras warna yang lebih dengan ketajaman gambar lebih maksimal dibandingkan sebelumnya. Hal ini berguna bila pengguna hobi menonton film dengan nuasa pemandangan.

Manual Mode adalah, mode yang bisa kita atur sesuai selera dengan tingkat kecerahan dan tampilan sesuai kebutuhan.

Kesimpulan dari layar GX800 memang sangat istimewa bagi para pengguna yang mempunyai notebook “super sejagat raya” ini. Lantas didalam sudah disematkan berbagai teknologi canggih dan terbaru membuat tampilan gambar yang dihasilkan lebih baik. Penggunaan beraktivitas sehari hari, menonton film, bermain game 3D sudah sangat jelas dan relistis.

Docking Watercooling Generasi ke-2, Lebih Bertenaga


ASUS menuangkan konsep secara mendasar pada GX800 memang hampir sama dengan GX700 untuk berkeinginnan menciptakan komputer mobile yang bisa menandingi perangkat dekstop, hal tersebut terciptalah pada tahun 2003 hardware watercooling.

Dalam membawa watercooling memang sangat merepotkan bila anda ingin tourgamer ke berbagai tempat misalnya, tetapi notebook dengan watercooling sudah teman ideal bagi para pengguna untuk membutuhkan performa dan kinerja demi tidak ada hambatan dalam bermain game.



Perangkat notebook yang ingin difungsikan menjadi dekstop replacement, Anda bisa memanfaatkan sepesifikasi yang tinggi hardwarenya sekelas dengan PC dekstop yakni Intel Core i7-7820HK berkecepatan 4,2GHz, RAM 64GB DDR4 2800MHz, dua buah GPU GTX 1080 SLI dikombinasikan daya tampung HDD sebesar 1,5 TB dan fitur NVMe DDD RAID 0.

Pengguna notebook ini berkeinginan perangkat notebooknya sebagai gaming dekstop dapat memanfaatkan docking khusus yang berisi cairan (watercooling) yang sudah tersimpan rapi di dalam koper. Bila kedua perangkat dipadukan maka tidak ada istilah “berpikir dahulu” untuk bermain game apapun itu yang dimuka bumi ini.

Perlu untuk diketahui, cara kerja dari docking oleh ASUS disebut Hydro Overclocking Station ini masih sama dengan GX700 yang berbeda cuman desain dan ada perombakan dalam hardware watercooling tersebut. Pendingin bekerja dengan cara mengalirkan cairan yang berasal dari tangki melalui tabung selang yang didorong oleh pompa menuju kedalam perangkat untuk mendinginkan sistem yang sedang bekerja.

Setelah itu, cairan panas yang telah mendinginkan sistem tersebut dialirkan lagi keluar sistem dan kembali menuju docking untuk mendinginkan temperature dengan radiator, jadi panas akan dibuang keluar melalui lubang radiator.

Untuk lebih menstabilkan pendinginan, watercooling dibuat dengan proses manufaktur sama dengan sistem pendingin yang terdapat pada sebuah mobil. Watercoolong yang sangat mudah digunakan dan menghasilkan penyegaran dan pendinginan yang lebih maksimal dari watercooling standar.



Namun dari watercooling pada GX800 lebih berat mengingat mempunyai dua buah GPU serta satu CPU untuk menstabilkan agar suhu tetap normal. Pendingin tersebut memiliki diameter 20 persen lebih besar dibandingkan sebelumya yang secara otomatis menampung coolant (cairan pending) aka lebih banyak dan bobot watercoolong itu sendiri mecapai 4,7kg.

Masalah overclock tadi sudah mengulasnya pada CPU, ada hal mengejutkan selain mempunyai dua buah graphic card yang bertenaga sekarang bisa di overclock dari sang GPU mencapai 2,1GHz melalui ASUS Gaming Center. Wow, sangat fantastis memainkan game berat apapun game akan tetap “di hajar” di tambah mendukung semua game dengan graphic 60 FPS.

Kelengkapan Port Input Output


Notebook super gamers ini dilengkapi port HDMI 2.0 untuk memfasilitasi monitor 4K dengan tingat refresh rate 60Hz. Adapula display port 1.3 yang mendukung 8K monito (60 Hz) atau dual 4K monitor 60Hz.

Ada 2 buah USB 3.1 type C yang teah mendukung Thunderbolt 3.0, 3buah USB 3.0 Type A, Headphone jack, mic jack, Wifi Antena eksternal serta 2-1 card rider serta LAN port dan Kensington lock. Untuk dalam hal pendinginan dari notebook tersebut punya exhaust yang terletak dibelakang sebagai keluarnya panas. Sementara dua buah ventilasi penyariangan udara masuk yang terletak di samping kanan dan kiri.



Dual Array Microphone


ASUS memberikan fitur dual array microphone kepada GX800, ini sangat membantu bila anda mempunyai kebutuhan multiplayer gaming seperti LAN Party dengan real video chat yang sudah mulai booming saat ini. Selain itu pada dual array microphone ini dapat menangkap suara jernih tanpa terganggu suara dari outdoor.

ASUS ROG GX800 disematkan teknologi Noise Supression yang dimiliki ASUS, berfungsi sebagai penyaringan polusi suara yang bilamana terganggu dengan suara ketikan keyboard akan tersaring dan membuat halus tidak menimbulkan efek noise.

ASUS GameFirst III


Selain performa yang dapat diandalkan, tidak ketinggalan dalam notebook sudah mendukung gaming exprience pengguna. ASUS yang memberikan fitur ASUS GameFirst III yang akan mengoptimalkan koneksi internet dengan diperkuat lagi menggunakan Wifi Eksternal. Tidak perlu khawatir menjalankan aplikasi lainnya, bila anda sedang mendownload file sambil memainkan game tidak ada masalah karena bandwith akan diutamakan pada kebutuhan bermain game.

Hasil Benchmark ASUS ROG GX800


Berdasarkan hasil melakukan benchmark berdasarkan tiga buah mode yang akan di ulas pada ASUS ROG GX800 yakni mode extrime, optimized, dan standart. Secara otomatis ketika modenya ditingkatkan terus dari standar menuju optimized dan selanjutnya ke extrime perubahan kemampuan akan lebih meningkat, berikut ulasan screenshot benchmark berikut ini.

Standar Mode






















Optimized Mode























Extrime Mode























Kesimpulan


Notebook gaming inovasi ASUS dengan seri ASUS ROG GX800 dari berbagai hardware, teknologi, dan spesifikasi pada perangkat ini. Berkesimulan ini merupakan notebook “Super Sejagat Raya” pada abad ini atau setidaknya tahun ini. Berpikir bahwa ASUS ROG GX800 belum ada tandingannya.

Ingat, walaupun notebook ini mempunyai harga fantastis karena dari segi kualitas dan spesifikasi sudah terjamin. Bila anda bermimpi berkeinginan mempunyai sebuah ASUS ROG GX800 tetapi tidak mampu membelinya, jangan berkecil hati bahwa Anda bisa mencari solusi untuk membelinya dengan nabung, usaha, atau bekerja keras melalui prestasi juga bisa asalkan jalur yang halal ya sob hehe.

Main Spec.
ROG GX800 (G-SYNC)
CPU
Intel® Core™ i7-7820HK processor overclock up to 4,2GHz
Operating System
Windows 10 Home
Memory
64GB DDR4 up to 2800MHz
Storage
M.2 PCIEX4 NVMe 512GBRAID 0
Display
18.4” Anti Glare UHD IPS LED backlight (3840X2160) with G-SYNC
Graphics
NVIDIA® GeForce® GTX 1080 SLI 16GB GDDR5 VRAM
Input/Output
1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 2 x USB 3.1 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI, 1x Thunderbolt
Camera
Built-in HD camera and array mic
Connectivity
Integrated 802.11ac, BT 4.0 support
Audio
Built-in Speakers and Analog Microphone, Built-in Azalia compliant audio chip, SonicMaster. Built-in subwoofer, 4 speakers. ESS Sabre Headphone DAC to enhance audio performance.
Dimension

Battery

MSRP

Warranty
2 years full global warranty